Armada Kapal Induk Kido Butai
Saat menyerang Pearl Harbor, kerajaan Jepang mengerahkan total 32 kapal perang berbagai jenis. termasuk enam kapal induk Akagi, Kaga, Soryu, Hiryu, Shokaku, dan Zuikaku. Keenam kapal induk itu membawa totak 441 pesawat tempur berbagai tipe, mulai pemburu, pengebom tukik, hingga pengebom torpedo. inilah Profil singkat kapal induk Jepang yang terlibat dalam Serangan Pearl Harbor.
AKAGI
![]() |
Kapal induk Akagi (yang berarti "Istana Merah") adalah hasil garapan galangan kapal Kure. Kapal ini merupakan salah satu dari dua kapal induk pertama yang pernah dibangun Jepang. Pada awalnya kapal ini bukan didesain untuk menjadi kapal induk, melainkan sebuah kapal penjelajah tempur (Battle Cruiser) kelas Amagi yang berbobot 40.000 ton yang dilengkapi 10 meriam 16 inci.
Namun perjanjian Washington tentang pembatasan bobot kapal perang membuat pembangunan kapal ini dihentikan karena melebihi bobot yang ditentukan. Jepang pun mengakalinya dengan memodifikasi lambung kapal Akagi dan Amagi menjadi kapal induk. Pada november 1922, proyek ini mulai digelar. Namun Amagi, kembarannya, terkena gempa di kanto yang membuat lambungnya rusak berat dan tidak bisa diperbaiki, akhirnya Kaga dipilih menjadi pengganti Amagi. lima tahun kemudian Jepang telah memiliki sepasang kapal induk, yang setara dengan kapal kelas Lexington milik AS.
Akagi mengalami perombakan yang dilakukan pada tahun 1935-1938 untuk meningkatkan kemampuannya. Dek diperluas dan menara utama digeser ke pinggir, itulah dua perubahan utama yang dilakukan. Modifikasi tadi berpengaruh pada daya angkutnya, secara teori kapal induk ini mampu mengangkut maksimal 91 pesawat (66 + 25 cad.).
Karir perang kapal induk ini bisa dibilang cukup beragam. Dimulai dari Konflik dengan cina, lalu dilanjutkan dengan serangan Pearl harbor pada desember 1941. Berikutnya adalah Asia Tenggara, pesawat-pesawat tempur yang berbasis di akagi telah menghancurkan kapal kebanggaan Inggris, HMS Hermes, yang sekaligus menandai terusirnya pasukan sekutu dari Sumatra dan Jawa. Akagi menemui ajalnya ketika armada AL jepang pimpinan Cuichi Nagumo menyerang Midway pada Juni 1942. Pesawat-pesawat dari kapal induk USS Enterprise memergoki kapal ini, hantaman dua bom yang menjebol dek dan memicu ledakan pada gudang senjata membutanya lumpuh, akhirnya kapal ini ditenggelamkan oleh torpedo dari beberapa kapal perusak AL jepang setelah mengevakuasi awaknya.
SPESIFIKASI
![]() |
Nama : Akagi
Kelas : Akagi
Arti Nama : Istana Merah
Dipesan : 1920
Mulai dibuat : 7 Desember 1920
Diluncurkan : 22 April 1925
Ditugaskan : 27 Maret 1927
Status : Rusak berat oleh serangan udara AS dalam Pertempuran Midway, ditenggelamkan pada 4 Juni 1942
Karakteristik umum
Berat : 41.300 ton
Panjang : 261,21 meter
Beam : 30,48 meter
Draught :8,08 meter
Tenaga Penggerak : Turbin uap, 19 ketel, 4 shaft, 99,2 MW
Kecepatan : 32,5 knot
Jarak Tempuh : 8.200 nm pada kecepatan12 knot (15200 km pada 22 knot)
Awak :1600
Persenjataan : 10 (lalu 6) senapan 8 inci (200 mm), 12 senapan 4,7 inci (120 mm), 28 senapan AA 25 mm
Daya Angkut : 66 (+25 cad.)
Namun traktat Washington lagi-lagi menjadi penghalang pembuatan kapal ini, padahal lambung kapal ini sudah 100% jadi. Akhirnya, daripada mubazir maka AL jepang pun menyulapnya menjadi kapal induk. Traktat Washington mengizinkan maksimal dua kapal Battle Cruiser dengan bobot diatas 33.000 ton untuk diconvert ke kapal induk, awalnya Akagi dan Amagi yang dipilih, namun gempa di kanto merusak Amagi maka diputuskan Kaga lah yang menggantikannya. setelah diluncurkan, tampilan awal kapal ini masih menyisakan bentuk Battleship. Sepasang kubah meriam kaliber 8 inci terpasang di bawah ujung dek.
Setelah dibangun, kapal ini mempunyai dua hangar utama dan satu hangar bantu dengan kapasitas total 60 pesawat saja, petinggi AL jepang kurang puas dengan kemampuan tadi. menurut mereka, Kaga belum pantas menjadi kapal induk garis depan (Front-Line Carriers). Akhirnya kapal ini direkonstruksi habis-habisan pada pertengahan 1930an. Mulai dari mesin, dimensi dek, senjata, serta penambahan menara di dek. Kini Kaga bisa dimuati 90 pesawat (72 aktif + 18 cad.). Kapasitasnya berkurang menjadi 66 pesawat (+ sejumlah cad.) semenjak AL jepang mulai mengoperasikan pembom torpedo Nakajima B5N Kate.
Beberapa kelemahan utama dalam desain kapal ini tidak ikut diperbaiki. Tanki bahan bakarnya terhubung langsung dengan struktur kapal induk, itu berarti segala guncangan yang tertuju pada kapal, semisal serangan bom atau peluru bisa berdampak langsung pada tanki, bisa berupa retakan atau kebocoran. Struktur tertutup dari hangarnya juga membuat pemadaman kebakaran sulit dilakukan, karena uap bahan bakar bisa terakumulasi di dalam hangar. Dan lagi, dek hangar dan dek penerbangan juga hanya dilapisi proteksi baja tipis. selain itu, tidak ada redundansi pada sistem pemadam kebakaran di kapal. kelemahan-kelemahan inilah yang menjadi faktor penting tenggelamnya Kaga di Midway.
Karir kapal ini dimulai ketika jepang menyerbu Shanghai pada Januari 1932. Selanjutnya terlibat dalam serangan ke Pearl harbor, di sini kapal ini kehilangan lima Kate, empat Zero, enam Val dan total 31 personel. pilot pembom mereka menyerang Nevada, Oklahoma, Arizona, California, West Virginia, dan Maryland, sementara pilot pesawat pemburunya mengklaim menjatuhkan sebuah pesawat dan menghancurkan 20 pesawat yang berada di darat. Kapal ini juga terlibat dalam pengeboman Darwin, Australia (19 februari 1942) dan pendaratan pasukan jepang di Rabaul. Nasib Kaga berakhir dalam pertempuran Midway, juni 1942. Saat empat bom dari pesawat kapal induk USS Enterprise menjebol dek dan menyulut ledakan Pada tanki bahan bakar. Dalam tempo delapan jam, Kaga tenggelam.
Nama : Kaga
Asal Nama : Provinsi Kaga
Pembuat : Kawasaki Heavy Industries
Harga : 53 juta yen ($36,45 juta)
Dirancang : 19 Juli 1920
Diluncurkan : 17 November 1921
Selesai : 31 maret 1928
Ditugaskan : 30 November 1929
Reclassified : 21 November 1923 menjadi kapal induk
Nasib : Ditenggelamkan setelah dirusak oleh pesawat pembom Amerika di pertempuran Midway, juni 1942
Karakteristik Umum
Tipe : Kapal induk
Bobot : 33.693 ton
Panjang : 247,93 m
Beam : 32,3 m
Draft : 9,5 m
Kekuatan : 127.400 HP
Kecepatan : 28 Knot (50 KM/Jam)
Jarak Tempuh : 10.000 nmi (19.000 KM) dengan kecepatan 15 knot
Awak : 1708 (setelah rekonstruksi)
Konsep pembuatan kapal induk Soryu boleh dibilang sama dengan desain pesawat pemburu Zero, Ringan karena minim proteksi. itu bisa dilihat dari tingkat ketebalan lapisan anti peluru yang dipasang dibadan kapal ini. Pada bagian mesin hanya dilindungi lapisan baja setebal 1,8 inci sedangkan pada dek hanya 1 inci saja. untuk kapal induk sekelasnya, Soryu terbilang sangat ringan. Dengan bobot yang sedemikian ringan, kapal ini dilengkapi dengan mesin bertenaga besar yang biasa dipasang pada kapal penjelajah. Kombinasi dari dua hal diatas membuat Soryu menjadi kapal induk tercepat dikelasnya. karena sangat ringan, kapal ini bisa melebihi kecepatan kapal induk Kaga hanya dengan menggunakan 40% tenaga yang dibutuhkan Kaga untuk kecepatan yang sama. Kapal ini memiliki tiga unit Lift Pengangkut. dengan fasilitas itu, kapal ini mampu mengangkut 63 pesawat plus sembilan cadangan.
Karir kapal ini dimulai saat serbuan ke cina. lalu dikerahkan dalam penyerbuan ke Pearl Harbor, serangan gelombang pertama kapal ini mengincar USS Nevada, tennesse, dan West Virginia dengan Armor-Piercing bomb dan USS Helena, USS Utah, USS California dan USS Raleigh dengan torpedo, juga menyerang Barbers point. Gelombang kedua mengincar USS California, USS Raleigh, Kaneohe dan instalasi AL AS lainnya. pada pertempuran Laut Jawa dia berpartisipasi dalam tenggelamnya kapal Tanker Amerika, Pecos. Tidak berhenti sampai di situ, Kapal ini juga ambil bagian menyerang armada Al inggris di Ceylon, yaitu HMS Cornwall, HMS Dorsetshire dan HMS Hermes. Petualangan Soryu berakhir di pertempuran Midway, Soryu tenggelam setelah tiga bom menembus dan meledakkan hanggar bagian atas.
Kelas : Soryu
Arti : Naga Hijau Mulai Dibuat : 20 November 1934
Diluncurkan : 23 Desember 1935
Ditugaskan : 29 Desember 1937
Bebas Tugas : 10 Agustus 1942
Status : Tenggelam oleh serangan udara pada Pertempuran Midway, 4 Juni 1942
Karakteristik umum
Bobot : 15.900 ton (kosong), 19.500 ton (penuh)
Panjang : 227,5 m
Beam : 21 m
Draught : 7,62 m
Tenaga penggerak : 8 Turbin dan 4 Boiler
Kecepatan : 34,5 knot (63,89 km/jam)
Awak kapal: 1.103
Persenjataan: 12 meriam DP 127 mm (Dual-purpose)
26 meriam AA 25 mm
15 senapan mesin 13,2 mm
Daya Angkut : 63 (+9 cad.)
Sama dengan karir perang kapal induk lainnya, Hiryu juga ikut dalam penyerbuan ke china. selanjutnya dia dikerahkan pula dalam serangan ke Pearl Harbor. kapal ini juga melancarkan serangan udara ke Wake island dan membantu invasi ambon di moluccas. Februari 1942, dia bersama soryu menyerang darwin, Australia. serta beberapa serangan lainnya.
Riwayat Hiryu berakhir di pertempuran Midway, setelah ketiga kapal induk lainnya tenggelam, Hiryu mengerahkan dua gelombang serangan ke USS York Town dan membuatnya rusak berat. Namun, saat menyiapkan pelkuncuran gelombang ketiga, kapal ini dipergoki SBD amerika dari USS Enterprise dan USS Hornet. Kapal ini terkena empat bom dan tidak bisa berlayar.
Saat menyadari bahwa Hiryu akan segera tamat, sang kapten kapal Tamon Yamaguchi mengumpulkan 800 awaknya yang masih berada di dalam kapal, termasuk yang terluka, di dek penerbangan dekat anjungan. Dan memimpin mereka untuk meneriakan Banzai tiga kali ke arah Tokyo, yang dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan. Setelah upacara ini, perintah meninggalkan kapal dilakukan. Tercatat yamaguchi dan Tomeo Kaku mengobrol dan saling berbagi biskuit dan minuman saat yang lainnya meninggalkan kapal. Hal ini menandakan bahwa kedua perwira ini sangat akrab.
"Mari kita menikmati keindahan bulan". kata Yamaguchi pada Kaku
"Seberapa terang dia bersinar?" jawab kaku
"Dia pasti sedang dalam hari ke-21nya".
Laksamana Kusaka ada di dalam kapal pada hari itu, dia memanggil para komandan Hiryu, Laksamana muda Tamon Yamaguchi dan kapten Tomeo Kaku.
Saat sudah dipastikan bahwa Hiryu akan tenggelam, Admiral Yamaguchi dan Kapten Kaku memilih untuk ikut tenggelam bersama kapalnya. Mereka berbagi biskuit dan bersulang segelas air sebagai upacara terakhir. Admiral Yamaguchi memberikan topinya pada salah satu perwira staffnya dan menyuruhnya untuk memberikan topi itu pada keluarganya.
Setelah semuanya dievakuasi, kapal perusak Makigumo menembakkan dua torpedo kepada Hiryu pada 5 juni 1942, torpedo pertama meleset dibawah kapal, dan yang kedua tepat mengenai lambung kapal. Admiral Yamaguchi, yang memilih ikut tenggelam bersama Hiryu merupakan Laksamana yang cerdas dan brilian, dia digadang-gadang akan menjadi pengganti Admiral Yamamoto apabila dia meninggal. Tewasnya Yamaguchi merupakan kehilangan besar bagi kerajaan Jepang.
Nama : Hiryu
Kelas : Soryu
Arti Nama : Naga Terbang
Mulai dibuat : 8 Juli 1936 di Yokosuka
Diluncurkan : 16 November 1937
Ditugaskan : 5 Juli 1939
Struck : 25 September 1942
Status : Tenggelam oleh serangan udara pada Pertempuran Midway, 5 Juni 1942
Karakteristik umum
Bobot : 17.300 ton (muatan standar), 20.165 ton (muatan penuh)
Panjang : 227,5 m
Beam : 22,3 m
Draught : 7,74 m
Tenaga penggerak : 8 turbin dan 4 Boiler
Kecepatan : 63,9 km/jam (34,5 knot)
Jarak tempuh : 7.670 nm pada 18 knot
Awak kapal : 1.103 + 23 Carrier Division 2 Headquarter
Persenjataan : 12 × meriam 127 mm
31 × meriam anti pesawat terbang 25 mm
Daya Angkut : 73
Dibandingkan dengan kapal induk terdahulu, ada sejumlah pembenahan yang diterapkan pada kapal induk kelas Shokaku. Kelebihannya terletak pada sistem proteksi, persenjataan, dan kapasitas angkut pesawat yang lebih baik. Sayang, upaya peningkatan kualitas tadi tak dilakukan secara total. Dek pendarat masih rentan terhadap serangan bom dan proyektil. hanggar bertingkat tetap dibiarkan terbuka tanpa perlindungan. Dan tempat penyimpanan bahan bakar masih minim proteksi. Itulah sejumlah kelemahan yang masih tersisa.
Awalnya kapal kelas Shokaku mampu membawa total 96 pesawat. Tapi setelah jepang mengadopsi sejumlah pesawat tempur baru, angka tadi berubah menjadi 84. komposisinya terdiri dari 27 Nakajima B5N Kate, 27 Aichi D3A Val, 16 Mitsubishi A6M Zero, dan 12 cadangan. Pasca serangan ke Pearl Harbor, kesaktian sistem senjata kapal kelas ini ditingkatkan. terdapat tambahan enam peluncur roket 28 laras plus radar Tipe 13/21. Ruang penyimpanan bahan bakar juga diperkuat lapisan beton bunker.
Shokaku berpartisipasi dalam berbagai pertempuran, mulai serangan ke Pearl Harbor, serangan ke samudra Hindia dan pertempuran laut koral, di sini Shokaku mengalami kerusakan setelah terkena bom dari pesawat kapal induk USS Yorktown (CV-5). Akhirnya Shokaku harus dibawa kembali ke jepang untuk menjalani perbaikan dan melewatkan pertempuran Midway. kemudian kapal ini berpartisipasi dalam perang di kepulauan solomon dan pulau Santa cruz. Karirnya berakhir pada pertempuran laut Filipina, dia terkena 3-4 torpedo dari kapal selam Cavalla. dia kemudian tenggelam bersama 1272 awaknya. hanya 570 orang, termasuk kapten Matsubara yang selamat.
Nama : Shokaku
Kelas : Shokaku
Arti Nama : Bangau Terbang
Mulai dibuat : 12 desember 1937
Diluncurkan : 1 juni 1939
Ditugaskan : 8 agustus 1941
Status : Tenggelam oleh torpedo dari kapal selam USS Cavalla di pertempuran laut Filipina, 19 Juni 1944
Karakteristik umum
Bobot : 29.800 ton
Panjang : 257,5 m
Beam : 26 m
Draught : 8,9 m
Kekuatan : 160.000 HP
Tenaga penggerak : 4 × Kampon geared steam turbines, 8 × boilers, 4 × shafts
Kecepatan :34,2 knot (63,3 KM/Jam)
Jarak tempuh : 9700 nm pada 18 knot
Awak kapal : 1600
Persenjataan :16 meriam lima inci (Dual-Purpose). 36 Meriam AA kaliber 25 mm. enam peluncur roket 28 laras
Daya Angkut : 84
Bersama Shokaku, Zuikaku memulai karirnya dengan menyerang Pearl Harbor, disana, kapal ini menyerang lapangan udara wheeler di Oahu, lapangan udara Hickam, kaneohe dan beberapa kapal perang di Battleship row. Kemudian bergerak menuju pasifik selatan dan menyerang pangkalan militer Australia di Rabaul, kemudian berpartisipasi dalam pertempuran laut koral. setelah itu Zuikaku kembali ke jepang untuk menjalani perbaikan, karena menderita kerusakan cukup parah dan kehilangan banyak awak, Zuikaku tidak diikutsertakan dalam pertempuran Midway.
Zuikaku kemudian mengikuti pertempuran di kepulauan solomon dan Santa Cruz island. lalu ikut serta dalam pertempuran laut Filipina, di sana dia kehilangan Saudarinya, Shokaku, dan menjadikannya satu-satunya kapal induk kido butai yang tersisa. Zuikaku tamat dalam Battle of Leyte Gulf oktober 1944, di sana dia terkena tujuh torpedo dan tujuh bom. Dengan tenggelamnya Zuikaku, menandakan dendam atas serangan biadap ke Pearl Harbor akhirnya bisa terbalas.
Nama : Zuikaku
Kelas : Shokaku
Arti Nama : Bangau Keberuntungan
Mulai dibuat : 12 desember 1937
Diluncurkan : 27 november 1939
Ditugaskan : 25 september 1941Status : tenggelam dalam Battle of leyte gulf
Karakteristik umum
Bobot : 29.800 ton
Panjang : 257,5 m
Beam : 26 m
Draught : 8,9 m
Kekuatan : 160.000 HP
Tenaga penggerak : 4 × Kampon geared steam turbines, 8 × boilers, 4 × shafts
Kecepatan :34,2 knot (63,3 KM/Jam)
Jarak tempuh : 9700 nm pada 18 knot
Awak kapal : 1600
Persenjataan :16 meriam lima inci (Dual-Purpose). 36 Meriam AA kaliber 25 mm. enam peluncur roket 28 laras
Daya Angkut : 84
Sumber :
-Wikipedia.com
-militaryfactory.com
-ww2db.com
-midway1942.org
-Majalah Angkasa, "Serangan ke PEARL HARBOR, serbuan pengobar perang pasifik" Hal. 91-95
-"Perang Pasifik". P.K. Ojong
Sumber Gambar :
-Wikipedia.com
-ww2db.com
-Midway1942.org
-globalsecurity.org
-the-blueprints.com
Kelas : Akagi
Arti Nama : Istana Merah
Dipesan : 1920
Mulai dibuat : 7 Desember 1920
Diluncurkan : 22 April 1925
Ditugaskan : 27 Maret 1927
Status : Rusak berat oleh serangan udara AS dalam Pertempuran Midway, ditenggelamkan pada 4 Juni 1942
Karakteristik umum
Berat : 41.300 ton
Panjang : 261,21 meter
Beam : 30,48 meter
Draught :8,08 meter
Tenaga Penggerak : Turbin uap, 19 ketel, 4 shaft, 99,2 MW
Kecepatan : 32,5 knot
Jarak Tempuh : 8.200 nm pada kecepatan12 knot (15200 km pada 22 knot)
Awak :1600
Persenjataan : 10 (lalu 6) senapan 8 inci (200 mm), 12 senapan 4,7 inci (120 mm), 28 senapan AA 25 mm
Daya Angkut : 66 (+25 cad.)
KAGA
Kaga adalah kapal induk ketiga milik jepang yang bertugas, setelah Hosho (1922) dan akagi (1927). Namanya diambil dari salah satu provinsi tertua dijepang (sekarang prefektur Ishikawa) Awalnya kapal ini didesain untuk menjadi kapal perang kelas Tosadengan senjata utama delapan meriam kaliber 16 inci yang akan diluncurkan pada 17 November 1921 di galangan kapal kawasaki Heavy Industries di kobe.Namun traktat Washington lagi-lagi menjadi penghalang pembuatan kapal ini, padahal lambung kapal ini sudah 100% jadi. Akhirnya, daripada mubazir maka AL jepang pun menyulapnya menjadi kapal induk. Traktat Washington mengizinkan maksimal dua kapal Battle Cruiser dengan bobot diatas 33.000 ton untuk diconvert ke kapal induk, awalnya Akagi dan Amagi yang dipilih, namun gempa di kanto merusak Amagi maka diputuskan Kaga lah yang menggantikannya. setelah diluncurkan, tampilan awal kapal ini masih menyisakan bentuk Battleship. Sepasang kubah meriam kaliber 8 inci terpasang di bawah ujung dek.
![]() |
| Kaga, sebelum direkonstruksi |
Karir kapal ini dimulai ketika jepang menyerbu Shanghai pada Januari 1932. Selanjutnya terlibat dalam serangan ke Pearl harbor, di sini kapal ini kehilangan lima Kate, empat Zero, enam Val dan total 31 personel. pilot pembom mereka menyerang Nevada, Oklahoma, Arizona, California, West Virginia, dan Maryland, sementara pilot pesawat pemburunya mengklaim menjatuhkan sebuah pesawat dan menghancurkan 20 pesawat yang berada di darat. Kapal ini juga terlibat dalam pengeboman Darwin, Australia (19 februari 1942) dan pendaratan pasukan jepang di Rabaul. Nasib Kaga berakhir dalam pertempuran Midway, juni 1942. Saat empat bom dari pesawat kapal induk USS Enterprise menjebol dek dan menyulut ledakan Pada tanki bahan bakar. Dalam tempo delapan jam, Kaga tenggelam.
SPESIFIKASI
Asal Nama : Provinsi Kaga
Pembuat : Kawasaki Heavy Industries
Harga : 53 juta yen ($36,45 juta)
Dirancang : 19 Juli 1920
Diluncurkan : 17 November 1921
Selesai : 31 maret 1928
Ditugaskan : 30 November 1929
Reclassified : 21 November 1923 menjadi kapal induk
Nasib : Ditenggelamkan setelah dirusak oleh pesawat pembom Amerika di pertempuran Midway, juni 1942
Karakteristik Umum
Tipe : Kapal induk
Bobot : 33.693 ton
Panjang : 247,93 m
Beam : 32,3 m
Draft : 9,5 m
Kekuatan : 127.400 HP
Kecepatan : 28 Knot (50 KM/Jam)
Jarak Tempuh : 10.000 nmi (19.000 KM) dengan kecepatan 15 knot
Awak : 1708 (setelah rekonstruksi)
SORYU
Soryu, yang berarti Naga Hijau (atau Biru) adalah kapal induk ringan buatan Jepang dengan bobot maksimal hampir 20.000 ton. Kapal ini Rampung di galangan kapal Kure pada 21 desember 1935. Berbeda dengan pendahulunya (Akagi dan Kaga) yang merupakan hasil modifikasi lambung kapal Penjelajah, Soryu sejak awal memang didesain sebagai kapal induk.Konsep pembuatan kapal induk Soryu boleh dibilang sama dengan desain pesawat pemburu Zero, Ringan karena minim proteksi. itu bisa dilihat dari tingkat ketebalan lapisan anti peluru yang dipasang dibadan kapal ini. Pada bagian mesin hanya dilindungi lapisan baja setebal 1,8 inci sedangkan pada dek hanya 1 inci saja. untuk kapal induk sekelasnya, Soryu terbilang sangat ringan. Dengan bobot yang sedemikian ringan, kapal ini dilengkapi dengan mesin bertenaga besar yang biasa dipasang pada kapal penjelajah. Kombinasi dari dua hal diatas membuat Soryu menjadi kapal induk tercepat dikelasnya. karena sangat ringan, kapal ini bisa melebihi kecepatan kapal induk Kaga hanya dengan menggunakan 40% tenaga yang dibutuhkan Kaga untuk kecepatan yang sama. Kapal ini memiliki tiga unit Lift Pengangkut. dengan fasilitas itu, kapal ini mampu mengangkut 63 pesawat plus sembilan cadangan.
Karir kapal ini dimulai saat serbuan ke cina. lalu dikerahkan dalam penyerbuan ke Pearl Harbor, serangan gelombang pertama kapal ini mengincar USS Nevada, tennesse, dan West Virginia dengan Armor-Piercing bomb dan USS Helena, USS Utah, USS California dan USS Raleigh dengan torpedo, juga menyerang Barbers point. Gelombang kedua mengincar USS California, USS Raleigh, Kaneohe dan instalasi AL AS lainnya. pada pertempuran Laut Jawa dia berpartisipasi dalam tenggelamnya kapal Tanker Amerika, Pecos. Tidak berhenti sampai di situ, Kapal ini juga ambil bagian menyerang armada Al inggris di Ceylon, yaitu HMS Cornwall, HMS Dorsetshire dan HMS Hermes. Petualangan Soryu berakhir di pertempuran Midway, Soryu tenggelam setelah tiga bom menembus dan meledakkan hanggar bagian atas.
SPESIFIKASI
Nama : SoryuKelas : Soryu
Arti : Naga Hijau Mulai Dibuat : 20 November 1934
Diluncurkan : 23 Desember 1935
Ditugaskan : 29 Desember 1937
Bebas Tugas : 10 Agustus 1942
Status : Tenggelam oleh serangan udara pada Pertempuran Midway, 4 Juni 1942
Karakteristik umum
Bobot : 15.900 ton (kosong), 19.500 ton (penuh)
Panjang : 227,5 m
Beam : 21 m
Draught : 7,62 m
Tenaga penggerak : 8 Turbin dan 4 Boiler
Kecepatan : 34,5 knot (63,89 km/jam)
Awak kapal: 1.103
Persenjataan: 12 meriam DP 127 mm (Dual-purpose)
26 meriam AA 25 mm
15 senapan mesin 13,2 mm
Daya Angkut : 63 (+9 cad.)
HIRYU
Hiryu, yang berarti Naga Terbang, diluncurkan dari Yokosuka tanggal 16 November 1937. kapal ini adalah hasil modifikasi kapal induk kelas Soryu buatan jepang, kapal ini mendapat berbagai tambahan kemampuan. mulai dari jarak tempuh, proteksi, hingga mesin penggerak. Struktur serta lapisan anti peluru pada Hiryu dibuat lebih tebal, untuk bagian mesin menyandang metal setebal 3,5 inci. namun untuk lapisan dek tidak mengalami perubahan. Hiryu memiliki bobot 2000 ton lebih berat dan dek yang lebih panjang dari Soryu. Kapal ini mampu membawa 73 pesawat.Sama dengan karir perang kapal induk lainnya, Hiryu juga ikut dalam penyerbuan ke china. selanjutnya dia dikerahkan pula dalam serangan ke Pearl Harbor. kapal ini juga melancarkan serangan udara ke Wake island dan membantu invasi ambon di moluccas. Februari 1942, dia bersama soryu menyerang darwin, Australia. serta beberapa serangan lainnya.
Riwayat Hiryu berakhir di pertempuran Midway, setelah ketiga kapal induk lainnya tenggelam, Hiryu mengerahkan dua gelombang serangan ke USS York Town dan membuatnya rusak berat. Namun, saat menyiapkan pelkuncuran gelombang ketiga, kapal ini dipergoki SBD amerika dari USS Enterprise dan USS Hornet. Kapal ini terkena empat bom dan tidak bisa berlayar.
Saat menyadari bahwa Hiryu akan segera tamat, sang kapten kapal Tamon Yamaguchi mengumpulkan 800 awaknya yang masih berada di dalam kapal, termasuk yang terluka, di dek penerbangan dekat anjungan. Dan memimpin mereka untuk meneriakan Banzai tiga kali ke arah Tokyo, yang dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan. Setelah upacara ini, perintah meninggalkan kapal dilakukan. Tercatat yamaguchi dan Tomeo Kaku mengobrol dan saling berbagi biskuit dan minuman saat yang lainnya meninggalkan kapal. Hal ini menandakan bahwa kedua perwira ini sangat akrab.
"Mari kita menikmati keindahan bulan". kata Yamaguchi pada Kaku
"Seberapa terang dia bersinar?" jawab kaku
"Dia pasti sedang dalam hari ke-21nya".
Laksamana Kusaka ada di dalam kapal pada hari itu, dia memanggil para komandan Hiryu, Laksamana muda Tamon Yamaguchi dan kapten Tomeo Kaku.
Saat sudah dipastikan bahwa Hiryu akan tenggelam, Admiral Yamaguchi dan Kapten Kaku memilih untuk ikut tenggelam bersama kapalnya. Mereka berbagi biskuit dan bersulang segelas air sebagai upacara terakhir. Admiral Yamaguchi memberikan topinya pada salah satu perwira staffnya dan menyuruhnya untuk memberikan topi itu pada keluarganya.
Setelah semuanya dievakuasi, kapal perusak Makigumo menembakkan dua torpedo kepada Hiryu pada 5 juni 1942, torpedo pertama meleset dibawah kapal, dan yang kedua tepat mengenai lambung kapal. Admiral Yamaguchi, yang memilih ikut tenggelam bersama Hiryu merupakan Laksamana yang cerdas dan brilian, dia digadang-gadang akan menjadi pengganti Admiral Yamamoto apabila dia meninggal. Tewasnya Yamaguchi merupakan kehilangan besar bagi kerajaan Jepang.
SPESIFIKASI
Nama : Hiryu
Kelas : Soryu
Arti Nama : Naga Terbang
Mulai dibuat : 8 Juli 1936 di Yokosuka
Diluncurkan : 16 November 1937
Ditugaskan : 5 Juli 1939
Struck : 25 September 1942
Status : Tenggelam oleh serangan udara pada Pertempuran Midway, 5 Juni 1942
Karakteristik umum
Bobot : 17.300 ton (muatan standar), 20.165 ton (muatan penuh)
Panjang : 227,5 m
Beam : 22,3 m
Draught : 7,74 m
Tenaga penggerak : 8 turbin dan 4 Boiler
Kecepatan : 63,9 km/jam (34,5 knot)
Jarak tempuh : 7.670 nm pada 18 knot
Awak kapal : 1.103 + 23 Carrier Division 2 Headquarter
Persenjataan : 12 × meriam 127 mm
31 × meriam anti pesawat terbang 25 mm
Daya Angkut : 73
SHOKAKU
Shokaku adalah kapal induk paling modern yang dimiliki AL Jepang saat perang Pasifik meletus. merupakan gabungan berbagai kelebihan kapal induk terdahulu, Akagi, kaga dan Soryu.. Bahkan bisa dibilang kapal kelas Shokaku lebih maju dari kapal induk AL AS, predikat itu baru hilang setelah AS meluncurkan kapal induk kelas Essex. Shokaku rampung dibuat pada 1 juni 1939 di galangan kapal Yokosuka.Dibandingkan dengan kapal induk terdahulu, ada sejumlah pembenahan yang diterapkan pada kapal induk kelas Shokaku. Kelebihannya terletak pada sistem proteksi, persenjataan, dan kapasitas angkut pesawat yang lebih baik. Sayang, upaya peningkatan kualitas tadi tak dilakukan secara total. Dek pendarat masih rentan terhadap serangan bom dan proyektil. hanggar bertingkat tetap dibiarkan terbuka tanpa perlindungan. Dan tempat penyimpanan bahan bakar masih minim proteksi. Itulah sejumlah kelemahan yang masih tersisa.
Awalnya kapal kelas Shokaku mampu membawa total 96 pesawat. Tapi setelah jepang mengadopsi sejumlah pesawat tempur baru, angka tadi berubah menjadi 84. komposisinya terdiri dari 27 Nakajima B5N Kate, 27 Aichi D3A Val, 16 Mitsubishi A6M Zero, dan 12 cadangan. Pasca serangan ke Pearl Harbor, kesaktian sistem senjata kapal kelas ini ditingkatkan. terdapat tambahan enam peluncur roket 28 laras plus radar Tipe 13/21. Ruang penyimpanan bahan bakar juga diperkuat lapisan beton bunker.
Shokaku berpartisipasi dalam berbagai pertempuran, mulai serangan ke Pearl Harbor, serangan ke samudra Hindia dan pertempuran laut koral, di sini Shokaku mengalami kerusakan setelah terkena bom dari pesawat kapal induk USS Yorktown (CV-5). Akhirnya Shokaku harus dibawa kembali ke jepang untuk menjalani perbaikan dan melewatkan pertempuran Midway. kemudian kapal ini berpartisipasi dalam perang di kepulauan solomon dan pulau Santa cruz. Karirnya berakhir pada pertempuran laut Filipina, dia terkena 3-4 torpedo dari kapal selam Cavalla. dia kemudian tenggelam bersama 1272 awaknya. hanya 570 orang, termasuk kapten Matsubara yang selamat.
SPESIFIKASI
Nama : Shokaku
Kelas : Shokaku
Arti Nama : Bangau Terbang
Mulai dibuat : 12 desember 1937
Diluncurkan : 1 juni 1939
Ditugaskan : 8 agustus 1941
Status : Tenggelam oleh torpedo dari kapal selam USS Cavalla di pertempuran laut Filipina, 19 Juni 1944
Karakteristik umum
Bobot : 29.800 ton
Panjang : 257,5 m
Beam : 26 m
Draught : 8,9 m
Kekuatan : 160.000 HP
Tenaga penggerak : 4 × Kampon geared steam turbines, 8 × boilers, 4 × shafts
Kecepatan :34,2 knot (63,3 KM/Jam)
Jarak tempuh : 9700 nm pada 18 knot
Awak kapal : 1600
Persenjataan :16 meriam lima inci (Dual-Purpose). 36 Meriam AA kaliber 25 mm. enam peluncur roket 28 laras
Daya Angkut : 84
ZUIKAKU
Zuikaku yang berarti Bangau keberuntungan, adalah kapal induk kelas Shokaku, merupakan kapal induk paling modern yang dimiliki Jepang saat perang pasifik meletus. Zuikaku diluncurkan dari Galangan kapalKawasaku Heavy Industries pada 27 november 1939.Bersama Shokaku, Zuikaku memulai karirnya dengan menyerang Pearl Harbor, disana, kapal ini menyerang lapangan udara wheeler di Oahu, lapangan udara Hickam, kaneohe dan beberapa kapal perang di Battleship row. Kemudian bergerak menuju pasifik selatan dan menyerang pangkalan militer Australia di Rabaul, kemudian berpartisipasi dalam pertempuran laut koral. setelah itu Zuikaku kembali ke jepang untuk menjalani perbaikan, karena menderita kerusakan cukup parah dan kehilangan banyak awak, Zuikaku tidak diikutsertakan dalam pertempuran Midway.
Zuikaku kemudian mengikuti pertempuran di kepulauan solomon dan Santa Cruz island. lalu ikut serta dalam pertempuran laut Filipina, di sana dia kehilangan Saudarinya, Shokaku, dan menjadikannya satu-satunya kapal induk kido butai yang tersisa. Zuikaku tamat dalam Battle of Leyte Gulf oktober 1944, di sana dia terkena tujuh torpedo dan tujuh bom. Dengan tenggelamnya Zuikaku, menandakan dendam atas serangan biadap ke Pearl Harbor akhirnya bisa terbalas.
SPESIFIKASI
Nama : Zuikaku
Kelas : Shokaku
Arti Nama : Bangau Keberuntungan
Mulai dibuat : 12 desember 1937
Diluncurkan : 27 november 1939
Ditugaskan : 25 september 1941Status : tenggelam dalam Battle of leyte gulf
Karakteristik umum
Bobot : 29.800 ton
Panjang : 257,5 m
Beam : 26 m
Draught : 8,9 m
Kekuatan : 160.000 HP
Tenaga penggerak : 4 × Kampon geared steam turbines, 8 × boilers, 4 × shafts
Kecepatan :34,2 knot (63,3 KM/Jam)
Jarak tempuh : 9700 nm pada 18 knot
Awak kapal : 1600
Persenjataan :16 meriam lima inci (Dual-Purpose). 36 Meriam AA kaliber 25 mm. enam peluncur roket 28 laras
Daya Angkut : 84
Sumber :
-Wikipedia.com
-militaryfactory.com
-ww2db.com
-midway1942.org
-Majalah Angkasa, "Serangan ke PEARL HARBOR, serbuan pengobar perang pasifik" Hal. 91-95
-"Perang Pasifik". P.K. Ojong
Sumber Gambar :
-Wikipedia.com
-ww2db.com
-Midway1942.org
-globalsecurity.org
-the-blueprints.com














Tidak ada komentar:
Posting Komentar